Berbatik

Tampilkan postingan dengan label Toraja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Toraja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

BATITONG, Roh Gaib dari Tana Toraja (Kepercayaan Masa Lampau)

Pernah mendengar kalimat Torroko Torroko Nakande Ko Batitong yang artinya jika kau melambat melangkah maka kamu akan dimakan setan . Bagi rakyat Sulawesi Selatan pasti sudah lazim mendengar kalimat ini apalagi di daerah Tana Toraja. Entah karena saya juga berasal dari Toraja ,terkadang dicandai dan disapa oleh teman dengan kata Batitong. Namun mereka sebenarnya belum mengerti arti kata Batitong itu sendiri.
Menurut tetua adat Toraja ,Batitong adalah salah satu roh jahat yang berasal dari perempuan mati saat bersalin yang kemudian memperalat manusia untuk mencapai kehendaknya.Batitong juga bisa merasuki manusia dimana pada dahi,kepala atau tangannya ada semacam “lampu”.Batitong biasanya beraksi pada siang dan malam hari .Ia punya ciri-ciri gigi kuning,matanya selalu berair,rambut kusut,bibir yang tak bisa menjadi merah karena pengaruh sirih, tidak makan nasi hitam.Batitong hidup di tempat-tempat berair misalnya di selokan,sungai,sawah,rawa-rawa.Bentuknya bisa berupa hewan seperti anjing,babi ,kuda.
Batitong menganggu dan mencelakan orang,khususya perempuan bersalin.Ia pun suka memangsa hewan seperti kerbau.Jika ditemukan kerbau yang mati tiba tiba dan ditandai dengan adanya air liur yang menetes dari mulut hewan itu berarti hewan itu baru saja dimangsa oleh batitong.
Adapun cara mengusir Batitong adalah dengan memukulnya dengan kayu jarak atau dalam bahasa torajanya disebut kayu Pallan maka ia akan mati .Ada pula yang menggelar tikar di perbatasan kampung dan diatasnya manikata (sejenis perhiasan Toraja).Apabila hal tersebut berhasil maka diadakan persembahan yang disebut Ma’manuk Tallu.Selain itu cara lain untuk mengusirnya yaitu dengan mendirikan sebuah bambu pada pintu masuk kampung dimana tabung bambu tersebut diisi daun passakke dan daun kambuni’ atau karrang bulu ( sejenis tumbuhan di Toraja )
Inilah deskripsi mengenai Batitong.Sebagai makhluk yang beragama kita tentunya harus lebih percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa karena DIALAH pencipta segala makhluk . Yakin dan percaya bahwa Tuhan akan tetap menaungi umat-Nya dari segala marabahaya.
Disadur dari buku Roh-roh dan kuasa-kuasa Gaib Toraja terbitan Insitut Theologia Gereja Toraja

Salam Pemuda Toraja,Heriyanto Rantelino,
https://www.facebook.com/ryan.rantelino



1359441759909765919

Po’pok ,Hantu asal Tana Toraja

      Po’pok adalah roh jahat yang memperalat manusia untuk menampakkan diri dalam melaksanakan keinginannya.Menurut orang,seseorang dapat mengidap po’pok atau po’pokan karena faktor keturunan,ketularan atau salah menggunakan guna-gunanya.Makhluk ini hanya muncul malam hari.Ketika hendak keluar,biasanya perutnya akan ditinggalkan di suatu tempat di bagian rumah. Kalau ada orang yang mau menjahatinya ,maka perut itu bisa dibumbuhi garam,cabe atau cuka sehingga orang po’pokan itu mati.

      Po’pok melihat dari atas ,dari bawah kolong rumah dan melihat tembus hati orang terutama orang yang tidur terlentang.Wujudnya seperti manusia tetapi bersayap.Dia juga bisa berbentuk hewan seperti babi dan burung.

       Po’pok ini memakan hati manusia,terutama orang yang tidur terlentang,memakan hati orang yang keadannya kritis/sakit keras, memakan buah-buahan,mengisap darah manusia dan hewan dan juga sebagai perantara antara bombo dan nenek moyang.Konon, kalau arwah seseorang tidak diterima di dunia Puya ( dunia akhirat) ,maka po’pok berusaha menyembuhkannya dengan mencarikan obat/jalan keluarnya.

Adapun cara menghindar dari hantu ini adalah
  • Melemparkan pinang agar menjadi manusia kembali,
  • Menghamburkan garam ke kolong rumah,ke halaman atau dapur
  • Disiram air panas
  • Menggantung pesangle /pesarrin ongkan ,sejenis sendok masakan, agar po’pok tidaj mendekat
  • Membawa Sualang
  • Dipukul sekali saja,karena lebih dari sekali maka ia tidak akan mati,bahkan sebaliknya akan membahayakan orang yang memukulnya
Referensi: Roh-roh dan kuasa gaib

BACA JUGA



Salam Pemuda Toraja,Heriyanto Rantelino
http://www.facebook.com/ryan.rantelino

15 Benda Keramat dari Tana Toraja


Aneka Jenis Jimat,dok:my.opera.com/Adekai24
                                                 

Tak dipungkiri lagi,Tana Toraja memiliki segudang misteri. Bukan hanya objek wisata,jimat, mitos tetapi juga ada benda-benda keramat DI bumi Lakipadada ini.Penasaran seperti apa benda tersebut,mari kita simak :
1. Bate Manurun yaitu sebuah panji berupa kain batik yang ditengahnya ada gambar burung Garuda dimana pemiliknya akan mendapatkan keberuntungan .Di tempat lain ,ada pula Bate Manurun yang tidak bisa dibuka dari tempatnya tanpa mengadakan persembahan seekor anak ayam Jantan Sella’ (Ayam jantan berbulu merah dan berkaki putih).Apabila dibuka sembarangan akan menimbulkan angin puyuh yang membinasakan.Tidak boleh pula dilangkahi hewan atau manusia .Benda ini digunakan sebagai pelindung desa dengan mengadakan angin puyuh jika ada musuh yang hendak menyerang.
2. Pongollong yaitu sebuah parang yang dimiliki Tongkonan Pong Pippa di Tabang (Sesean) dimana parang ini bisa terhunus sendiri apabila ada bahaya yang mengancam
3. To Sawitto yaitu sejenis parang/pedang milik tongkonan Simbuang tetapi sarungnya ada di Sawitto( Pinrang).Parang ini adalah tanda perjanjian damai antara rakyat Simbuang dengan Sawitto dimana jika ada yang melanggarnya akan terkutuk seumur hidup
4. Kandaure yaitu sejenis perhiasan yang terbuat dari macam-macam manik.Manik-manik tersebut diuntai menurut daya cipta tertentu sehingga menyerupai alat yang menyerupai corong disertai gambar dan ukiran-ukiran.Pinggirnya berumbai panjang dengan aneka ragam manik-manik yang teruntai rapi pada tali.Kandaure biasa dipakai wanita pada pesta keramaian,atau perhiasa pada pesta orang mati.Benda ini dipercayai mendatangkan berkat bagi pemiliknya dan juga bisa mendatangkan malapetaka
5. Balo ‘ Tedong yaitu benda aneh yang ada hubungannya dengan kerbau.Ada yang berasal dari batu.Bentuknya seperti kerbau.Biasanya diupacarai,seperti dalam upacara ma’kambu.Batu direndam di dalam palungan yang penuh air.Kerbau yang meminumnya akan berkembang biak dengan baik
6. Kale’ke yaitu benda yang berbentuk anak kerbau dan ada pula yang seperti gelang-gelang rotan pada hidung kerbau dimana orang yang menyimpannya akan memiliki kerbau yang berkembang biak dengan baik dan berani berlaga.Pemiliknya gampang berkelahi karena sifatnya yang keras kepala
7. Rante bai yaitu benda yang berasal dari babi dimana orang yang memilikinya akan memiliki kekebalan.
8. Pa’puangan yaitu benda yang warnanya hitam dan dilingkari warna putih ,bentuknya seperti batu permata dan jumlahnya tujuh buah.Satu diantaranya sebesar tinju dan selalu bersinar.Bagi yang memilikinya akan membawa keberuntungan. Orang tak boleh minum atau buang air jika ada didepan benda tersebut.Bagi yang melanggar akan mendapat kecelakaan.
9. Kurin dedekan atau gori-gori tangma’ti yaitu benda yang membuat pemiliknya takkan kehabisan persediaan makanan.
10. Ranteballa yaitu benda yang membuat pemiliknya dapat mengalahkan semua musuh-musuhnya.
11. Doke Talluloloknya yaitu tombak bercabang tiga dimana ujung-ujungnya disalut dengan emas dan dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Benda ini digunakan dalam Rambu Tuka dan Rambu Solo’
12. Mawa’/maa’ yaitu sejenis kain peninggalan nenek moyang.Ada beberapa jenis mawa’ seperti:
a. Di daerah Sillanan, terdapat mawa’ lotong yaitu kain bewarna hitam yang konon bisa berubah jadi ular hitam dimana orang yang memiliki benda ini akan ditakuti atau disegani
b.Di daerah Botang terdapat mawa yang sewaktu –waktu bisa seperti kain tua yang robek dan kadang pula seperti baru .Orang yang menyimpannya akan terhindar dari segala marabahaya
c. Di daerah Rantebala,ada Mawa’ yang kadang berbentuk ular dan kadang pula seperti kain robek
d. Di daerah Panggala’ , ada Mawa’ yang bisa berubah-ubah dimana perubahan tersebut mengandung arti .Kalau kainnya kelihatan utuh maka keluarga berada dalam keadaan baik namun jika kelihatan robek maka akan ada kedukaan yang melanda keluarga tersebut.
13. Sambu Siluang yaitu sejenis kain sarung tanpa jahitan yang mempertemukan kedua ujungnya.Benda ini dipercayai menjadikan keluarga akan rukun dan damai
14. Tannun Tangmangka yaitu kain tenun yang sangat panjang dan tidak terselesaikan dimana benda ini milik Puang Manaek di Nonongan .Benda ini dipercayai membawa keberuntungan
15. To Bolong yaitu sejenis parang tertua yang dimiliki oleh tongkonan di Pa’tengko yang dipercayai akan membuat kerbau si empunya akan berkembang biak dengan baik

Yah ,inilah benda-benda yang dianggap keramat di Tana Toraja yang berlaku zaman dahulu.Namun sekarang sudah susah untuk dijumpai. Namun dalam kehidupan ini, kita harus lebih percaya kepada Allah sebab Dialah juruselamat dan pelindung bagi Umat-Nya.
Referensi: Roh-Roh dan Kuasa-Kuasa Gaib

SALAM PEMUDA TORAJA ,Heriyanto Rantelino
http://www.facebook.com/ryan.rantelino?ref=tn_tnmn

Selasa, 25 Desember 2012

Eksotika Pasar Bolu ,Pasar Sejuta Pesona di Tana Toraja



.                                    


         Ketika kita mendengar pasar tradisional,mungkin yang terlintas dalam pemikiran kita adalah tempat yang bau,kotor,kumuh dan tak ada sesuatu yang menarik di dalamnya.Kebanyakan pasar tradisional di Indonesia kurang mendapatkan perhatian dari pihak pemerintah.Namun hal yang  berbeda akan anda temukan ketika  menginjakkan kaki  di  Pasar bolu . Di pasar ini, anda akan menemukan  sensasi yang berbeda dengan pasar tradisional lainnya.Oleh karena itu pasar ini layak menjadi salah satu agenda kunjungan anda ketika berkunjung ke Tana Toraja.

          Pasar Bolu merupakan pasar yang terletak di Poros Rantepao – Palopo, Bolu
Toraja Utara. Akses menuju pasar ini cukup mudah yaitu sekitar 2 km dari kota Rantepao dan dapat dicapai dengan menaiki angkutan umum.Tarifnya pun cukup murah hanya Rp.3.000 dengan total waktu perjalanan 10 menit saja.Anda akan menjumpai barisan pepohonan yang tumbuh dengan lebatnya dan bisa menjadi tontonan  segar  dari balik jendela angkutan umum .
           
            Pasar ini  terbuka setiap hari mulai dari jam 07.00 sampai 18.00. Patut juga diketahui bahwa di pasar tradisional ini berlaku hari pasaran yang jatuh jatuh enam hari sekali .Alangkah baiknya jika anda datang pada hari pasaran tersebut karena anda akan menjumpai berbagai jenis kerbau yang membanjiri pasar ini.Alhasil ,pada hari pasaran banyak wisatawan yang memanfaatkan momen ini  untuk bertualang di pasar terbesar di Toraja Utara ini.
Salah satu aktivitas jual-beli masyarakat  di Pasar Bolu
                                      
Pasar kerbau terbesar di dunia
Keramaian di pasar hewan Bolu
         Pasar bolu diberi julukan sebagai pasar kerbau terbesar di dunia.Hal ini dikarenakan sedikitnya terdapat 500 ekor yang diperjualbelikan di pasar ini dengan harga mulai dari yang paling murah Rp. 14 Juta rupiah hingga rutusan juta rupiah. Adapun yang menjadi tolak ukur dari nilai sebuah kerbau adalah jenis kerbau tersebut, warna kulit dan bulu,postur ,tanda-tanda di badan,tanduk dan masih banyak lagi.
 
         
Bila dibandingkan dengan berbagai jenis kerbau yang ada di Indonesia,kerbau asal Toraja fisiknya jauh lebih besar, kekar dan gemuk di banding dengan kerbau di daerah lain di Indonesia. Yang terutama adalah warna yang membuatnya menjadi spesial.

Berbagai jenis kerbau yang bisa kita temui di pasar ini yaitu :
1.  Kerbau Saleko atau dikenal sebagai kerbau bule yang harganya paling mahal yaitu  bisa mencapai ratusan juta rupiah
2. Kerbau Bonga  yaitu jenis  kerbau yang bagian kepalanya saja seperti kerbau Saleko,sedangkan bagian badannya berwarna kelabu atau hitam.
3.   Kerbau Teken Langit yaitu jenis kerbau yang memiliki tanduk silang (satu menghadap ke atas, satu menghadap ke bawah)
4.    Kerbau Balian yaitu jenis kerbau yang dikebiri
5.    Kerbau Kudu yaitu kerbau hitam biasa yang harganya paling murah

Berbagai jenis kerbau yang diperjualbelikan di Pasar Bolu
 Dalam masyarakat Toraja, kerbau punya peranan penting dalam kehidpupan mereka khususnya dalam nilai budaya dan ekonomi. Kerbau  atau dalam bahasa setempat tedong merupakan lambang kemakmuran. Tidak heran jika pada saat upacara adat kematian atau Rambu Solo,kerbau menjadi salah satu ukuran utama yang harus dikorbankan. Jumlah kerbau yang dikorbankan menjadi salah satu tolok ukur kemakmuran bagi keluarga yang menyelenggarakan upacara adat tersebut .

Untuk membangkitkan semangat anda datang berkunjung  menyaksikan penjualan kerbau di Pasar Bolu , mari kita lihat video  yang saya dokumentasikan  dibawah ini

Pasar yang menjual ratusan  babi

Babi juga merupakan salah satu hewan yang diperjualbelikan di tempat ini. Pada saat menjelajahi tempat penjualan babi,tampak ada babi yang dibuatkan kandang khusus dan juga ada pula yang diiikat pada bilah bambu dan diletakkan di tanah.Harga babi yang ditawarkan pun  bervariasi,tergantung dengan ukuran dan jenis babi yang hendak dibeli.Untuk harga seekor  anak babi sekitar Rp. 400.000 hingga Rp.800.000, dan jika hendak membeli babi ukuran dewasa sekitar Rp.3.000.000 hingga Rp.8.000.000 .Hal ini pun didasarkan lagi pada  babi yang hitam pekat atau yang memiliki warna belang belang pada kulitnya. Babi yang bewarna belang harganya agak murah dibandingkan dengan kerbau yang bewarna hitam pekat.
Berbagai jenis Babi diperjualbelikan di Pasar Bolu


Pasar dengan aneka kerajinan tangan
            Ketika anda mengunjungi  pasar bolu,maka sempatkan pula untuk datang ke stand penjualan cinderamata khas Toraja. Anda akan menemukan berbagai jenis pernak-pernik khas Toraja seperti:

 1.Miniatur rumah Tongkonan.
Harga yang ditawarkan bervariasi ,mulai dari harga Rp.200.000 hingga jutaan rupiah

Miniatur Rumah Tongkonan

2.Gantungan kunci
Anda akan menemukan berbagai bentuk dan model gantungan kunci.Mulai yang bermotif ukiran toraja,gambar kerbau, dan berbagai jenis gambar pariwisata.Harga yang ditawarkan mulai dari Rp.5000 sampai Rp.20.000
Gantungan Kunci dan cinderamata lainnya

3.Parang
        Parang Torajapun bervariasi ,ada yang ukuran besar dan kecil.Untuk harga yang paling murah sekitar Rp.150.000 dan paling mahal sekitar Rp.750.000
Parang Khas Tana Toraja


4. Baju motif toraja.
Ada berbagai jenis baju yang ditawarkan di pasar ini. Jika menginginkan baju kaos  harganya sekitar Rp.50.000, baju batik Toraja sekitar Rp.70.000, dan untuk baju adat toraja sekitar Rp.300.000
Salah satu baju motif Toraja


5.Ukiran
   Berbagai jenis ukiran yang disajikan di tempat ini ,ada yang menggambarkan panorama alam,kerbau maupun rumah adat Toraja.Harganya mulai dari Rp.100.000 hingga Rp. 500.000
Berbagai jenis ukiran Toraja

6.Aksesoris Wanita
Aksesoris wanita yang dijajakan seperti kalung, selendang,tas dan kain motif Toraja.Hargannya berkisar Rp 50.000 ribu hingga Rp.400.000
Aneka Aksesoris  PWanita

Pasar  yang menjajakan aneka kuliner
            
        Berbagai sajian kuliner yang disajikan di tempat ini terutama kuliner daerah seperti papiong yaitu berupa daging ayam/babi/kerbau atau ikan, dicampur dengan bumbu dan sayur dimasak dalam bambu yang dipanggang di perapian. Ada pula pattolo bola rangke yaitu makanan yang terbuat dari rebung dan juga pattolo pamarassan yaitu makanan baik itu ikan,ayam,belut yang dimasak dengan menggunakan pamarasan.
Kuliner khas Toraja, Pattolo Pamarasan

          Rasanya tak ingin beranjak dengan cepat dari pasar  yang punya sejuta pesona ini.Pasar yang  mencerminkan budaya dan sekaligus tampilan peradaban masyarakat Toraja. Oleh karena itu,jangan lupa memasukkan jadwal kunjungan anda ke Pasar Bolu  ketika anda  liburan ke Tana Toraja.

      Di bulan desember 2012 ,pemerintah  Sulawesi Selatan mencanangkan event pariwisata tahunan yang diberi nama  "Event Toraja Lovely December"  dimana   akan ditampilkan berbagai jenis pertunjukkan seni dan budaya Toraja .Adapun susunan kegiatan yang  dikutip dari Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Tana Toraja  yaitu:


1. Tanggal 1 – 2 Desember 2012 : Jelajah Sepeda Wisata (JSW) di Tana Toraja
2. Tanggal 5 Desember 2012 : Rakit Tradisional
                 Lokasi: Sungai Sa’dan sepanjang Bungin sampai Pantan, Makale – Tana Toraja

3.  Tanggal  7 Desember 2012 : Jalan Santai
      Lokasi: kota Makale – Tana Toraja
          4.  Tanggal 10 Desember 2012: Trekking
                
Lokasi: Jalur Trekking Burake (Makale) – Sangalla’ – Makale Utara
           
           5. Tanggal 15 Desember 2012 : Lomba Memancing
     Lokasi: Barereng, Kurra – Tana Toraja

6. Tanggal 17 Desember 2012 : Panjat Tebing
     Lokasi: Tana Toraja

7. Tanggal 18 Desember 2012: Lomba Tangkap Ikan
     Lokasi: Makale – Tana Toraja

8  Tanggal 20 – 25 Desember 2012 : Lomba Hias Pohon Natal
     Lokasi: Jalan Poros Tana Toraja (Salubarani s/d Rantelemo)

9. Tanggal 20 – 31 Desember 2012: Pameran Kuliner & Kerajinan Daerah
     Lokasi: Makale – Tana Toraja

10.Tanggal 26 – 27 Desember 2012: Lomba/Pameran Foto Pesona Wisata
      Lokasi: Makale – Tana Toraja

11.Tanggal 26 – 29 Desember: Saluputti Mamali’
      Lokasi: Ulusalu – Tana Toraja

                 12.Tanggal 26 Desember 2012:Natal Oikumene Tana Toraja (Acara Puncak Lovely December)
                            Lokasi: Makale – Tana Toraja

                        13 Tanggal 28 Desember 2012: Reuni Alumni SMA Katolik Makale
       Lokasi: SMU Katolik Makale

                        14. Tanggal 29 Desember 2012: Malam Apresiasi Budaya Toraja
       Lokasi: Lapangan Basket Makale

                       15.   Tanggal 31 Desember 2012: Pesta Kembang Api Tutup Tahun 2012&Tahun    Baru 2013
                               Lokasi: Area kolam Makale & Gunung Burake


Tana Toraja punya segudang kebudayaan dan kesenian .Jadi tunggu apalagi,ajak keluarga dan teman anda berkunjung ke Tana Toraja. Anda akan menemukan sensasi liburan yang berbeda yang tak anda temukan di tempat lain.

Sumber:
http://www.indonesia.travel/id/destination/477/tana-toraja/article/148/pasar-bolu-dan-pasar-makale-jejak-budaya-dan-peradaban-di-pasar-tradisional-toraja

http://mycoratcoretz.blogspot.com/2012/04/foot-note-mengenal-kerbau-toraja.html

http://msdatuan.wordpress.com/artikel/kerbau-dalam-tradisi-masyarakat-toraja/

http://thearoengbinangproject.com/2012/07/menaksir-harga-kerbau-di-pasar-bolu-rantepao/

http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/05/18/transaksi-milyaran-rupiah-di-pasar-tradisional-bolu/

http://www.indonesiawonder.com/id/tour/wisata-belanja/pasar-bolu

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Konten Blog Lovely Toraja


   http://www.mymakassar.com